Temanpintar.com – Terdapat berbagai legenda yang muncul dari berbagai belahan dunia yang mencoba menjelaskan dari mana datangnya music. Di Yunani, Apollo memetik lira, di India Sri Krishna meniup seruling, Para dewa ini memainkan music dengan amat indahnya dan mengajarkan manusia untuk memainkannya guna memuja mereka.
Ada pula yang mengatakan bahwa music adalah hadiah dari dewi Muse, dei Yunani yang membuat music, puisi, dan tarian menjadi suatu bentuk seni hingga kita bisa menyanyikan pujian dan memuja mereka. Musik yang dikeramatkan menghubungkan para dewa yang abadi dengan manusia.
Manusia di zaman kuno atau zaman prasejarah telah memahami bahwa dengan menepuk-nepukkan kerang, koral batang bambu, atau kulit binatang yang ditegangkan akan menghasilkan suara yang berbeda. Mereka kemudian mulai mencoba mengharmonisasikan bunyi-bunyian itu sehingga menghasilkan suara atau alunan-alunan musik yang enak didengar.
Waktu lama telah berlalu sebelum akhirnya manusia menciptakan tiruan suara angina, air, dan siulan suara burung. Harpa dari Mesir misalnya, telah berusia sekirtar 5000 tahun. Kerenkan teman pintar!!!
Kalu sekarang alat musik serba cangging...IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Bagaimana Musik ditemukan Oleh Manusia?
admin
•
Temanpintar.com – Terdapat berbagai legenda yang muncul dari berbagai belahan dunia yang mencoba menjelaskan dari mana datangnya music. Di Yunani, Apollo memetik lira, di India Sri Krishna meniup seruling, Para dewa ini memainkan music dengan amat indahnya dan mengajarkan manusia untuk memainkannya guna memuja mereka.
Ada pula yang mengatakan bahwa music adalah hadiah dari dewi Muse, dei Yunani yang membuat music, puisi, dan tarian menjadi suatu bentuk seni hingga kita bisa menyanyikan pujian dan memuja mereka. Musik yang dikeramatkan menghubungkan para dewa yang abadi dengan manusia.
Manusia di zaman kuno atau zaman prasejarah telah memahami bahwa dengan menepuk-nepukkan kerang, koral batang bambu, atau kulit binatang yang ditegangkan akan menghasilkan suara yang berbeda. Mereka kemudian mulai mencoba mengharmonisasikan bunyi-bunyian itu sehingga menghasilkan suara atau alunan-alunan musik yang enak didengar.
Waktu lama telah berlalu sebelum akhirnya manusia menciptakan tiruan suara angina, air, dan siulan suara burung. Harpa dari Mesir misalnya, telah berusia sekirtar 5000 tahun. Kerenkan teman pintar!!!
Kalu sekarang alat musik serba cangging...IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel