Baru-baru ini, Google telah mengumumkan akan mulai menghentikan iklan berbasis Flash secara bertahap mulai Juni 2016. Hal ini terkait dengan keamanan flash yang diragukan.
Bahkan Adobe sebagai pemilik Flash telah mencoba memperbaiki situasi dengan mengganti namanya menjadi Aplikasi Flash Professional.

Untuk pengguna yang ingin memiliki kemanan di komputer atau laptop, lebih memilih untuk mematikan fungsi flash. Setiap browser memiliki cara untuk mematikan atau non-aktifkan fitur flash :
Chrome

Masukkan ke url (search bar)
chrome://plugins. Scroll sampai terlihat menu
Adobe Flash Player. Tinggal klik
Disable.
Mozilla Firefox

Langsuk ke ikon 'hamburger' yang terletak di pojok atas-kanan. Klik
Add-ons. Lalu lihat pada kolom kiri, dan klik pada '
Plugin'. Cari
Shockwave Flash dan ganti menjadi
Never Activate.
Internet Explorer

Menuju ke ikon 'gear' pojok kanan atas. Klik Internet options --> Programs -->Manage add-ons. Klik
Shockwave Flash Client. Kemudian klik
Disable.
Safari Browser

Safari > Preferences. Klik Security -->
Website Settings --> Adobe Flash Player. Saat menemukan 'When visiting other websites' dropdown, tinggal pilih
Block.