1. Jangan terlalu sering memasang dan melepas batterai.
2. Usahakan mulai mengisi baterai ketika indikator menunjukkan angka dibawah 10%
3. Dalam kondisi mengisi namun laptop sedang beroperasi atau dipakai, biarkan sampai full dan jangan lepaskan sampai anda ingin mematikan laptop
4. Jangan terlalu banyak menggunakan sumber daya dari baterai (kondisi not pluged in charge) seperti memasang usb berlebihan ( cooler, menancapkan handphone, dan peralatan lainnya )
5. Yang terakhir adalah sebuah pilihan, yang mana anda akan memutuskan ketika mengoperasikan dalam waktu mungkin lebih dari 10 jam. Banyak orang yang merekomendasikan untuk melepas baterai, pertimbangannya adalah "jarang dipakai pasti lebih bagus'. Tapi tak sedikit pula untuk tetap menggunakan baterai. Alasannya adalah untuk menyelamatkan komponen yang ada pada notebook. Jadi gini, listrik pln yang kita kenal mempunyai arus kadang naik dan kadang turun dan itu bisa berpengaruh pada motherboard dan lain-lain. Seperti halnya pc dengan ups+stabilizer dan tanpa ups+stabilizer, lebih aman mana? Nha dari pertimbangan tersebut akan lebih baik untuk tetap memasang batterai mengikuti poin 2 dan 3 diatas.
Yep, yang namanya barang elektronik suatu saat pasti juga akan rusak. Namun dengan perawatan yang maksimal setidaknya pemanfaatan jauh lebih banyak untuk ketahanan baterai awet digunakan dalam waktu yang lama.IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Cara Merawat Laptop Agar Baterai Awet
admin
•
Laptop atau notebook bukanlah barang mewah pada jaman modern ini, fungsinya pun lebih praktis daripada menggunakan PC karena kemudahannya untuk dibawa kemana saja meskipun tanpa sumber listrik. Namun masalah muncul ketika batterai yang ada pada notebook sudah tak waras lagi alias nge-drop.
Seharusnya rata-rata pemakaian setelah mencharge adalah sekitar 4-5 jam untuk pengoperasian standar, namun apabila satu jam saja langsung habis kinerja baterai menurun dan bahkan lebih parahnya lagi batterai benar-benar tak bisa dipakai. Dan terpaksa harus membeli baterai baru. Untuk itu sebelum hal itu terjadi pada laptop anda, sebaiknya lakukanlah langkah-langkah berikut ini.
1. Jangan terlalu sering memasang dan melepas batterai.
2. Usahakan mulai mengisi baterai ketika indikator menunjukkan angka dibawah 10%
3. Dalam kondisi mengisi namun laptop sedang beroperasi atau dipakai, biarkan sampai full dan jangan lepaskan sampai anda ingin mematikan laptop
4. Jangan terlalu banyak menggunakan sumber daya dari baterai (kondisi not pluged in charge) seperti memasang usb berlebihan ( cooler, menancapkan handphone, dan peralatan lainnya )
5. Yang terakhir adalah sebuah pilihan, yang mana anda akan memutuskan ketika mengoperasikan dalam waktu mungkin lebih dari 10 jam. Banyak orang yang merekomendasikan untuk melepas baterai, pertimbangannya adalah "jarang dipakai pasti lebih bagus'. Tapi tak sedikit pula untuk tetap menggunakan baterai. Alasannya adalah untuk menyelamatkan komponen yang ada pada notebook. Jadi gini, listrik pln yang kita kenal mempunyai arus kadang naik dan kadang turun dan itu bisa berpengaruh pada motherboard dan lain-lain. Seperti halnya pc dengan ups+stabilizer dan tanpa ups+stabilizer, lebih aman mana? Nha dari pertimbangan tersebut akan lebih baik untuk tetap memasang batterai mengikuti poin 2 dan 3 diatas.
Yep, yang namanya barang elektronik suatu saat pasti juga akan rusak. Namun dengan perawatan yang maksimal setidaknya pemanfaatan jauh lebih banyak untuk ketahanan baterai awet digunakan dalam waktu yang lama.
1. Jangan terlalu sering memasang dan melepas batterai.
2. Usahakan mulai mengisi baterai ketika indikator menunjukkan angka dibawah 10%
3. Dalam kondisi mengisi namun laptop sedang beroperasi atau dipakai, biarkan sampai full dan jangan lepaskan sampai anda ingin mematikan laptop
4. Jangan terlalu banyak menggunakan sumber daya dari baterai (kondisi not pluged in charge) seperti memasang usb berlebihan ( cooler, menancapkan handphone, dan peralatan lainnya )
5. Yang terakhir adalah sebuah pilihan, yang mana anda akan memutuskan ketika mengoperasikan dalam waktu mungkin lebih dari 10 jam. Banyak orang yang merekomendasikan untuk melepas baterai, pertimbangannya adalah "jarang dipakai pasti lebih bagus'. Tapi tak sedikit pula untuk tetap menggunakan baterai. Alasannya adalah untuk menyelamatkan komponen yang ada pada notebook. Jadi gini, listrik pln yang kita kenal mempunyai arus kadang naik dan kadang turun dan itu bisa berpengaruh pada motherboard dan lain-lain. Seperti halnya pc dengan ups+stabilizer dan tanpa ups+stabilizer, lebih aman mana? Nha dari pertimbangan tersebut akan lebih baik untuk tetap memasang batterai mengikuti poin 2 dan 3 diatas.
Yep, yang namanya barang elektronik suatu saat pasti juga akan rusak. Namun dengan perawatan yang maksimal setidaknya pemanfaatan jauh lebih banyak untuk ketahanan baterai awet digunakan dalam waktu yang lama.IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel