Sejak berusia 14 tahun, Yun sangat menyukai game online terutama pada game CrossFire ( First-person shooter Cross Fire ).
Dilansir dari The Strait Times, 24/11, wanita tersebut membawa kartu identitas palsu sehingga dibawa polisi ke kantor polisi setempat. Di sana barulah terungkap bahwa ia telah tinggal di kafe internet dalam satu dekade terakhir. Ia memanfaatkan pergantian kasir untuk mengelabui mereka selama ini. Polisi kemudian mendendanya dan menghubungi orang tuanya agar mereka bisa bersatu kembali.
Setelah ditemukan, Ibunya sangat senang bisa bertemu lagi dan menyampaikan penyesalannya selama ini karena sikapnya yang kurang baik sehingga membuat Xiao Yun meninggalkan rumah.
"Aku memiliki kepribadian yang keras kepala dan mudah marah. Dulu aku sering memarahinya yang membuatnya tidak betah. Tapi itu 10 tahun lalu, sekarang ia telah dewasa. Aku tak akan memarahinya lagi," kata Ibunya.
(adt)IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Dikira Sudah Meninggal, Ternyata Wanita ini Main Game Selama 10 Tahun
admin
•
Tiongkok - Xiao Yun wanita asal negara tirai bambu telah menghilang dan dianggap sudah mati. Namun yang mengejutkan, setelah tak ada kabar dari keluarga, Yun akhirnya ditemukan oleh polisi di sebuah internet cafe.
Sejak berusia 14 tahun, Yun sangat menyukai game online terutama pada game CrossFire ( First-person shooter Cross Fire ).
Dilansir dari The Strait Times, 24/11, wanita tersebut membawa kartu identitas palsu sehingga dibawa polisi ke kantor polisi setempat. Di sana barulah terungkap bahwa ia telah tinggal di kafe internet dalam satu dekade terakhir. Ia memanfaatkan pergantian kasir untuk mengelabui mereka selama ini. Polisi kemudian mendendanya dan menghubungi orang tuanya agar mereka bisa bersatu kembali.
Setelah ditemukan, Ibunya sangat senang bisa bertemu lagi dan menyampaikan penyesalannya selama ini karena sikapnya yang kurang baik sehingga membuat Xiao Yun meninggalkan rumah.
"Aku memiliki kepribadian yang keras kepala dan mudah marah. Dulu aku sering memarahinya yang membuatnya tidak betah. Tapi itu 10 tahun lalu, sekarang ia telah dewasa. Aku tak akan memarahinya lagi," kata Ibunya.
(adt)
Sejak berusia 14 tahun, Yun sangat menyukai game online terutama pada game CrossFire ( First-person shooter Cross Fire ).
Dilansir dari The Strait Times, 24/11, wanita tersebut membawa kartu identitas palsu sehingga dibawa polisi ke kantor polisi setempat. Di sana barulah terungkap bahwa ia telah tinggal di kafe internet dalam satu dekade terakhir. Ia memanfaatkan pergantian kasir untuk mengelabui mereka selama ini. Polisi kemudian mendendanya dan menghubungi orang tuanya agar mereka bisa bersatu kembali.
Setelah ditemukan, Ibunya sangat senang bisa bertemu lagi dan menyampaikan penyesalannya selama ini karena sikapnya yang kurang baik sehingga membuat Xiao Yun meninggalkan rumah.
"Aku memiliki kepribadian yang keras kepala dan mudah marah. Dulu aku sering memarahinya yang membuatnya tidak betah. Tapi itu 10 tahun lalu, sekarang ia telah dewasa. Aku tak akan memarahinya lagi," kata Ibunya.
(adt)IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel