Menurutnya, alasan keuangan adalah penyebab tutupnya The Malaysia Insider.
Walaupun The Malaysia Insider telah tutup, Jahabar mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang kritis terhadap pemerintah. Menurutnya masyarakat Malaysia membutuhkan banyak penjelasan mengenai transparansi pemerintah dan informasi yang lebih banyak.
"Saya tidak akan meletakkan pena saya, saya tidak akan mendiamkan kamera saya, saya tidak akan diam dan saya tidak akan picik atau menutup telinga untuk apa yang terjadi di Malaysia dan dunia."
Pemerintah Malaysia memiliki badan regulasi internet untuk memblokir situs yang tidak sesuai dengan Undang-undang negara tersebut. Diperkirakan, The Malaysia Insider mengalami penurunan sejak akhir Februari, salah satu faktornya ketika sempat diblokir karena dianggap terlalu kritis soal kebijakan pemerintah.
(hrz/theStar)
IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Media di Malaysia Terlalu Kritis, Ujung-ujungnya Gulung Tikar
admin
•
Sebuah portal berita di Malaysia, The Malaysia Insider telah secara resmi menutup perusahaan pada hari Senin , 14 Maret 2016. Diketahui bahwa media tersebut karena bangkrut.
Pimpinan Redaksi The Malaysia Insider, Jahabar Sadiq mengucapkan perpisahannya kepada pembaca di Malaysia.
"Selamat tinggal pembaca, dari dekat dan jauh, dan pembaca kita di Malaysia," kata Jahabar seperti dikutip dari The Star.
Menurutnya, alasan keuangan adalah penyebab tutupnya The Malaysia Insider.
Walaupun The Malaysia Insider telah tutup, Jahabar mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang kritis terhadap pemerintah. Menurutnya masyarakat Malaysia membutuhkan banyak penjelasan mengenai transparansi pemerintah dan informasi yang lebih banyak.
"Saya tidak akan meletakkan pena saya, saya tidak akan mendiamkan kamera saya, saya tidak akan diam dan saya tidak akan picik atau menutup telinga untuk apa yang terjadi di Malaysia dan dunia."
Pemerintah Malaysia memiliki badan regulasi internet untuk memblokir situs yang tidak sesuai dengan Undang-undang negara tersebut. Diperkirakan, The Malaysia Insider mengalami penurunan sejak akhir Februari, salah satu faktornya ketika sempat diblokir karena dianggap terlalu kritis soal kebijakan pemerintah.
(hrz/theStar)
Menurutnya, alasan keuangan adalah penyebab tutupnya The Malaysia Insider.
Walaupun The Malaysia Insider telah tutup, Jahabar mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang kritis terhadap pemerintah. Menurutnya masyarakat Malaysia membutuhkan banyak penjelasan mengenai transparansi pemerintah dan informasi yang lebih banyak.
"Saya tidak akan meletakkan pena saya, saya tidak akan mendiamkan kamera saya, saya tidak akan diam dan saya tidak akan picik atau menutup telinga untuk apa yang terjadi di Malaysia dan dunia."
Pemerintah Malaysia memiliki badan regulasi internet untuk memblokir situs yang tidak sesuai dengan Undang-undang negara tersebut. Diperkirakan, The Malaysia Insider mengalami penurunan sejak akhir Februari, salah satu faktornya ketika sempat diblokir karena dianggap terlalu kritis soal kebijakan pemerintah.
(hrz/theStar)
IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel