Bad Omens, awalnya tak lebih dari sekedar solo side-project Noah Sebastian dari sebuah band lokal di Washington DC. Namun karena di Bad Omens lebih menjanjikan sebagai vokalis, Noah memutuskan untuk tinggalkan band lamanya sebagai gitaris pada akhir tahun 2013.
Noah fokus 100% di Bad Omens, berangat dengan merekam sebuah EP didukung empat anggota lainnya Nicholas Ruffilo (gitar), Vincent Riquier (bass), Joakim "Jolly" Karlsson (rythm) dan Nick Folio (drum).
Pada musim semi 2015, mereka berada di bawah manajemen yang tepat, Bad Omens menandatangi kontrak rekaman dengan label besar, Sumerian Records.
Walaupun belum ada album studio yang dirilis, beberapa lagu langsung menuai respon yang lumayan banyak. Single perdana mereka "Glass Houses" (18 Desember 2015) menandakan bahwa band baru yang patut diperhitungkan.
https://youtu.be/08SWNL0e5Z4
Tak lama berselang, satu lagi hasil karya mereka "Exit Wounds" (4 Januari 2016)
https://youtu.be/MaE5gEnZm_c
Dan yang terbaru, "The Worst In Me" (11 Mei 2016) yang selalu dibanding-bandingkan dengan new era Bring Me The Horizon. Bahkan ada yang menyebut 'Noah Sebastian saudara kembar Oli Sykes yang hilang'
https://youtu.be/cFWeW1pBYkM
TO BE CONTINUED....IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Newcomer Mirip BMTH : Bad Omens
admin
•
Hampir setiap video musik yang diposting oleh Bad Omends, selalu saja ada komentar yang menyebutkan Bring Me The Horizon. Band yang dibentuk pada awal tahun 2014 mendapatkan respon yang positif dan diprediksi akan semakin besar setelah bergabung bersama Summerian Records.
Emang seperti apa sih Bad Omens? ok, let's find out!
Bad Omens, awalnya tak lebih dari sekedar solo side-project Noah Sebastian dari sebuah band lokal di Washington DC. Namun karena di Bad Omens lebih menjanjikan sebagai vokalis, Noah memutuskan untuk tinggalkan band lamanya sebagai gitaris pada akhir tahun 2013.
Noah fokus 100% di Bad Omens, berangat dengan merekam sebuah EP didukung empat anggota lainnya Nicholas Ruffilo (gitar), Vincent Riquier (bass), Joakim "Jolly" Karlsson (rythm) dan Nick Folio (drum).
Pada musim semi 2015, mereka berada di bawah manajemen yang tepat, Bad Omens menandatangi kontrak rekaman dengan label besar, Sumerian Records.
Walaupun belum ada album studio yang dirilis, beberapa lagu langsung menuai respon yang lumayan banyak. Single perdana mereka "Glass Houses" (18 Desember 2015) menandakan bahwa band baru yang patut diperhitungkan.
https://youtu.be/08SWNL0e5Z4
Tak lama berselang, satu lagi hasil karya mereka "Exit Wounds" (4 Januari 2016)
https://youtu.be/MaE5gEnZm_c
Dan yang terbaru, "The Worst In Me" (11 Mei 2016) yang selalu dibanding-bandingkan dengan new era Bring Me The Horizon. Bahkan ada yang menyebut 'Noah Sebastian saudara kembar Oli Sykes yang hilang'
https://youtu.be/cFWeW1pBYkM
TO BE CONTINUED....
Bad Omens, awalnya tak lebih dari sekedar solo side-project Noah Sebastian dari sebuah band lokal di Washington DC. Namun karena di Bad Omens lebih menjanjikan sebagai vokalis, Noah memutuskan untuk tinggalkan band lamanya sebagai gitaris pada akhir tahun 2013.
Noah fokus 100% di Bad Omens, berangat dengan merekam sebuah EP didukung empat anggota lainnya Nicholas Ruffilo (gitar), Vincent Riquier (bass), Joakim "Jolly" Karlsson (rythm) dan Nick Folio (drum).
Pada musim semi 2015, mereka berada di bawah manajemen yang tepat, Bad Omens menandatangi kontrak rekaman dengan label besar, Sumerian Records.
Walaupun belum ada album studio yang dirilis, beberapa lagu langsung menuai respon yang lumayan banyak. Single perdana mereka "Glass Houses" (18 Desember 2015) menandakan bahwa band baru yang patut diperhitungkan.
https://youtu.be/08SWNL0e5Z4
Tak lama berselang, satu lagi hasil karya mereka "Exit Wounds" (4 Januari 2016)
https://youtu.be/MaE5gEnZm_c
Dan yang terbaru, "The Worst In Me" (11 Mei 2016) yang selalu dibanding-bandingkan dengan new era Bring Me The Horizon. Bahkan ada yang menyebut 'Noah Sebastian saudara kembar Oli Sykes yang hilang'
https://youtu.be/cFWeW1pBYkM
TO BE CONTINUED....IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel