Tentu saja membuat sontak warga Australia yang mendengar ucapan tersebut. Aborigin merupakan etnis paling terbelakang di Australia.
Tomas mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari betapa sensitifnya budaya di Australia. Tak lama setelah turun dari panggung, sesegera mungkin ia langsung membuat permintaan maaf kepada publik Australia melalui postingan facebook.
“Please understand that although it is no excuse, I was completely unaware that in Australia there is a polarizing social issue happening right now involving indigenous people and alcohol,” tulis Thomas. “Everyone who knows me is aware that for the past 20 years I have been a fervent supporter of civil rights, so I am incredibly embarrassed by my ignorance.”
Kedatangan Thomas Rob di Australia merupakan bagian dari promosi solo albumnya, The Great Unknown. Ia telah melakukan 7 pertunjukan, temasuk pertunjukannya di depan Sydney's Famed Opera House.IKLAN
Slot Iklan Responsive AdSenseheader-banner
Rob Thomas of Matchbox Twenty Minta Maaf Soal Rasis Aborigin
admin
•
Frontman Matchbox Twenty Rob Thomas meminta maaf kepada publik megenai bercandanya yang kelewatan. Dalam sebuah solo konser di Melbourne, Australia, ia melakukan 'racist joke' yang mengarah ke penduduk asli negeri kanguru tersebut (aborigin).
Saat itu, Rob mengatakan “And then I drink until I think I’m Australian, and I keep drinking until I think I’m a black Australian,” .
Tentu saja membuat sontak warga Australia yang mendengar ucapan tersebut. Aborigin merupakan etnis paling terbelakang di Australia.
Tomas mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari betapa sensitifnya budaya di Australia. Tak lama setelah turun dari panggung, sesegera mungkin ia langsung membuat permintaan maaf kepada publik Australia melalui postingan facebook.
“Please understand that although it is no excuse, I was completely unaware that in Australia there is a polarizing social issue happening right now involving indigenous people and alcohol,” tulis Thomas. “Everyone who knows me is aware that for the past 20 years I have been a fervent supporter of civil rights, so I am incredibly embarrassed by my ignorance.”
Kedatangan Thomas Rob di Australia merupakan bagian dari promosi solo albumnya, The Great Unknown. Ia telah melakukan 7 pertunjukan, temasuk pertunjukannya di depan Sydney's Famed Opera House.
Tentu saja membuat sontak warga Australia yang mendengar ucapan tersebut. Aborigin merupakan etnis paling terbelakang di Australia.
Tomas mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari betapa sensitifnya budaya di Australia. Tak lama setelah turun dari panggung, sesegera mungkin ia langsung membuat permintaan maaf kepada publik Australia melalui postingan facebook.
“Please understand that although it is no excuse, I was completely unaware that in Australia there is a polarizing social issue happening right now involving indigenous people and alcohol,” tulis Thomas. “Everyone who knows me is aware that for the past 20 years I have been a fervent supporter of civil rights, so I am incredibly embarrassed by my ignorance.”
Kedatangan Thomas Rob di Australia merupakan bagian dari promosi solo albumnya, The Great Unknown. Ia telah melakukan 7 pertunjukan, temasuk pertunjukannya di depan Sydney's Famed Opera House.IKLAN SPONSOR
Slot Iklan Responsive AdSensein-article
Artikel & Rekomendasi Terkait

artikel
Mengapa Elit Global Menggunakan "Tabu" untuk Menguasai Dunia?

artikel
Death by Bureaucracy: Mengapa Institusi Modern Sedang Membusuk dari Dalam?

artikel
Dari Firaun ke Media Sosial: Anatomi Kendali Pikiran sebagai Senjata Rahasia Penguasa

artikel