"Therapy"
All Time Low | Track ke-8 dari album Nothing Personal (2009)
Lirik asli bersumber dari Genius.com dan terjemahan berdasarkan berbagai sumber.
🎵 Lirik & Terjemahan Baris-per-Baris
Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahan bahasa Indonesia untuk setiap barisnya.
[Verse 1]
My ship went down in a sea of sound
Kapalku karam dalam lautan suara
When I woke up alone I had everything
Saat aku terbangun sendirian, aku punya segalanya
A handful of moments I wish I could change
Segenggam momen yang kuharap bisa kuubah
And a tongue like a nightmare that cut like a blade
Dan lidah bagai mimpi buruk yang memotong bagai pisau
In a city of fools, I was careful and cool
Di kota para pembodoh, aku waspada dan tenang
But they tore me apart like a hurricane
Tapi mereka merobekku bagai angin topan
A handful of moments I wish I could change but I was carried away
Segenggam momen yang kuharap bisa kuubah, tapi aku terbawa arus
[Chorus]
Give me therapy, I'm a walking travesty
Berikan aku terapi, aku adalah olok-olokan yang berjalan
But I'm smiling at everything
Tapi aku tersenyum pada segalanya
Therapy, you were never a friend to me
Terapi, kau tak pernah jadi temanku
And you can keep all your misery
Dan kau bisa simpan saja semua kesengsaraanmu
[Verse 2]
My lungs gave out as I faced the crowd
Paru-paruku menyerah saat ku hadapi kerumunan
I think that keeping this up could be dangerous
Kupikir terus begini bisa jadi berbahaya
I'm flesh and bone, I'm a rolling stone
Aku daging dan tulang, aku batu yang menggelinding
And the experts say I'm delirious
Dan para ahli bilang aku mengigau
[Bridge]
Arrogant boy, love yourself so no one has to
Bocah arogan, cintai dirimu sendiri agar tak perlu orang lain
They're better off without you (They're better off without you)
Mereka lebih baik tanpamu (Mereka lebih baik tanpamu)
Arrogant boy, cause a scene like you're supposed to
Bocah arogan, buat keributan seperti yang seharusnya kau lakukan
They'll fall asleep without you
Mereka akan tertidur tanpamu
You're lucky if your memory remains
Kau beruntung jika ingatan tentangmu masih tersisa
*(Chorus diulangi hingga akhir lagu)
💡 Makna & Interpretasi
Berbeda dengan "Break Your Little Heart" yang marah dan konfrontatif, "Therapy" adalah balada intropektif yang mengeksplorasi penderitaan internal, kebencian terhadap diri sendiri, dan perasaan terisolasi.
Penjelasan Langsung dari Vokalis
Vokalis Alex Gaskarth pernah menjelaskan dalam sebuah wawancara: "Terapi adalah tentang mimpi buruk setiap anak. Ketika orang-orang mengatakan padamu untuk mencari bantuan, tetapi yang benar-benar kamu butuhkan hanyalah pelukan." Pernyataan ini mengungkap inti lagu: sebuah sindiran terhadap saran solusi yang klise untuk rasa sakit emosional yang kompleks.
Analisis Lirik Utama
- Penderitaan Internal & Kerusakan Hubungan: Lirik "tongue like a nightmare that cut like a blade" menyiratkan penyesalan atas kata-kata yang melukai. "They tore me apart like a hurricane" menggambarkan perasaan dikhianati atau dihancurkan oleh orang lain.
- Keletihan & Kepalsuan: Narator merasa kelelahan secara fisik dan emosional ("My lungs gave out") namun dipaksa untuk terus tampil di depan publik ("faced the crowd"), sehingga harus berpura-pura baik-baik saja ("I'm smiling at everything") padahal ia menganggap dirinya "a walking travesty".
- Kebencian Diri yang Mendalam: Bagian Bridge ("Arrogant boy...") adalah dialog internal yang kejam. Narator menyebut dirinya "arogan" dan percaya bahwa orang lain "lebih baik tanpanya", menunjukkan rasa tidak berharga yang mendalam.
Konteks Album & Interpretasi Penggemar
Sebagai balada pada album Nothing Personal, lagu ini menunjukkan kedalaman emosional band yang tidak selalu terlihat di lagu-lagu pop-punk yang upbeat. Banyak penggemar menganggapnya sebagai salah satu lagu terberat dan paling bermakna dalam katalog mereka, yang sering dihubungkan dengan perasaan depresi, kecemasan, dan berduka.
📌 Fakta & Konteks Lagu
- Album & Posisi: Lagu ke-8 dari album ketiga All Time Low, Nothing Personal (2009).
- Produser: Diproduksi oleh David Bendeth, yang juga memproduseri lagu "Walls" dan "Poison" untuk album yang sama.
- Kredit Penulisan: Ditulis oleh band bersama David Bendeth.
- Gaya Musik: Digambarkan sebagai balada dengan pengaruh band seperti Motion City Soundtrack dan Plain White T's, menonjolkan sisi yang lebih serius dan introspektif dari band.
- Resepsi & Warisan: Meski bukan single resmi, lagu ini menjadi favorit kultus di kalangan penggemar lama. Lagu ini dikenal karena introspeksi liriknya yang dalam dan sering dipersembahkan kepada para penggemar yang sedang berjuang selama konser.



