He was a boy. She was a girl. Can I make it anymore obvious?Dia seorang laki-laki. Dia seorang perempuan. Bisakah aku menjelaskannya lebih jelas lagi?
He was a punk. She did ballet. What more can I say?Dia seorang punk. Dia penari balet. Apa lagi yang bisa kukatakan?
He wanted her. She'd never tell. Secretly she wanted him as well.Dia menginginkannya. Perempuan itu tak pernah mengatakannya. Diam-diam dia juga menginginkannya.
And all of her friends stuck up their nose. They had a problem with his baggy clothes.Dan semua teman-temannya menghinanya. Mereka bermasalah dengan pakaian longgarnya.
He was a skater boy. She said, "See ya later, boy." / He wasn't good enough for her.Dia seorang anak skater. Perempuan itu berkata, "Sampai jumpa nanti, boy." / Dia tidak cukup baik untuknya.
She had a pretty face but her head was up in space. / She needed to come back down to earth.Dia punya wajah cantik tapi pikirannya melayang tinggi (sombong). / Dia perlu kembali berpijak di bumi.
Five years from now, she sits at home feeding the baby. She's all alone.Lima tahun dari sekarang, dia duduk di rumah menyuapi bayi. Dia sendirian.
She turns on TV and guess who she sees? Skater boy rockin' up MTV.Dia menyalakan TV dan tebak siapa yang dia lihat? Anak skater itu sedang tampil di MTV.
She calls up her friends. They already know. And they've all got tickets to see his show.Dia menelepon teman-temannya. Mereka sudah tahu. Dan mereka semua punya tiket untuk melihat konsernya.
She tags along, stands in the crowd, looks up at the man that she turned down.Dia ikut datang, berdiri di kerumunan, menatap pria yang dulu ia tolak.
He was a skater boy. She said, "See ya later, boy." / He wasn't good enough for her. / Now he's a superstar slammin' on his guitar / Does your pretty face see what he's worth?(Chorus) Dia anak skater... Apakah wajah cantikmu sekarang melihat betapa berharganya dia?
Sorry, girl, but you missed out. Well, tough luck, that boy's mine now.Maaf, gadis, tapi kau melewatkannya. Yah, nasib buruk bagimu, pria itu milikku sekarang.
We are more than just good friends. This is how the story ends.Kami lebih dari sekadar teman baik. Beginilah cerita ini berakhir.
Too bad that you couldn't see... See the man that boy could be.Sayang sekali kau tidak bisa melihat... Melihat sosok pria yang bisa dicapai anak itu.
There is more than meets the eye, I see the soul that is inside.Ada lebih dari apa yang terlihat oleh mata, aku melihat jiwa yang ada di dalamnya.
He's just a boy, and I'm just a girl. Can I make it anymore obvious?Dia hanya laki-laki, dan aku hanya perempuan. Bisakah aku menjelaskannya lebih jelas lagi?
We are in love. Haven't you heard how we rock each other's world?Kami sedang jatuh cinta. Belumkah kau dengar bagaimana kami mengguncang dunia satu sama lain?
I'm with the skater boy. I said, "See ya later, boy." / I'll be backstage after the show.Aku bersama anak skater itu. Aku berkata, "Sampai jumpa nanti, boy." / Aku akan berada di belakang panggung setelah konser.
I'll be at the studio singing the song we wrote about a girl you used to know.Aku akan berada di studio menyanyikan lagu yang kami tulis tentang seorang gadis yang dulu kau kenal.
Key: D Major | Tuning: Standard
[Verse]
D A Bm Bb
He was a boy, she was a girl, can I make it anymore obvious?
D A Bm Bb
He was a punk, she did ballet, what more can I say?
[Chorus]
F C
He was a skater boy
Bb A
She said, "See ya later, boy."
F C Bb
He wasn't good enough for her.
Analisis Media Muda
Makna Utama: "Sk8er Boi" adalah sebuah cerita naratif tentang karma dan pendewasaan. Lagu ini mengkritik budaya "snob" (sombong) di kalangan remaja di mana seseorang dinilai hanya berdasarkan penampilan atau status sosial. Pesan intinya adalah jangan pernah meremehkan potensi seseorang hanya karena mereka tidak sesuai dengan standar lingkunganmu (*more than meets the eye*).
Informasi Mendalam: Dirilis pada 2002 sebagai single kedua dari album Let Go. Video klipnya disutradarai oleh Francis Lawrence yang kemudian menyutradarai film-film besar seperti The Hunger Games. Meskipun lirik pembukanya sering dianggap terlalu sederhana oleh kritikus, lagu ini menjadi salah satu anthem pop-punk paling ikonik di dunia yang mendefinisikan era awal 2000-an.